| Kandungan Black Cumin | Serbuk HItam | Habbatussauda |
|
|
|
| Written by Mugi Barokah | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Monday, 20 September 2010 16:43 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
ANALISIS KIMIAWI KANDUNGAN BLACK CUMIN Minyak Black Cumin atau habbatussauda mengandung beberapa substansi penting dalam jumlah yang signifikan. Daftar dibawah menunjukkan komposisi minyak Black Cumin atau habbatussauda dengan kandungan aktif, nutrisi dan kandungan penting lainnya.
KANDUNGAN UTAMA Pada bagian ini akan dibuktikan, bahwa masih berlangsung penelitian medis tentang Black Cumin atau habbatussauda, satu atau lebih dari kandungan yang lebih aktif dipakai sebagai resep dalam ilmu kedokteran dalam mengobati penyakit tertentu. Dalam hal ini, mungkin saja bahwa Black Cumin atau habbatussauda atau sebagian kandungannya dipakai dan dikombinasikan dengan substansi lain dan menjadikannya obat yang mujarab. Meskipun ada argumen yang menyatakan bahwa jika Black Cumin atau habbatussauda dikombinasikan dengan unsur kimia lainnya akan menambah efektifitas penyembuhan, kemampuan untuk menyembuhkan yang dimiliki Black Cumin atau habbatussauda murni tentu layak diperhitungkan. Black Cumin atau habbatussauda dalam bentuk olahan dan murni, secara prinsipil membantu proses penyembuhan alamiah atau dalam menjaga kesehatan. Bekerja pada bagian atau sistim dalam tubuh tanpa mengganggu keseimbangan alami dalam tubuh. Efek Black Cumin atau habbatussauda yang dikombinasikan dengan kandungan nutrisi dan medis tidak hanya membantu menyembuhkan penyakit yang ada pada saat itu, namun juga membantu tubuh untuk membentuk daya tahan terhadap penyakit atau gangguan lainnya dimasa akan datang. Sementara bukti historis menunjukkan potensi Black Cumin atau habbatussauda dalam menyembuhkan berbagai penyakit ringan, berikut kami informasikan sebagai fungsi penyembuh utama Black Cumin atau habbatussauda yang ditemukan dari penelitian terakhir : 1. Kandungan Nutrisi.Black Cumin atau habbatussauda kaya akan kandungan nutrisi : Nutritional Composition Black Cumin atau habbatussauda Black Cumin atau habbatussauda mengandung komponen non-starch polysaccharide yang merupakan sumber yang berguna untuk serat diet. Kaya akan kandungan asam lemak, terutama asam lemak jenuh dan tak jenuh (Asam Linoleic dan Linolenic). Asam lemak esensial tidak dapat dibuat oleh tubuh, oleh karena itu harus didapatkan dari suplemen makanan. Lima belas asam amino membentuk protein yang mengandung Black Cumin atau habbatussauda (Nigella sativa) Cumin, termasuk didalamnya delapan dari sembilan asam amino penting. Asam amino penting tidak dapat disintesis didalam tubuh kita dalam jumlah yang cukup dan karena itu perlu tambahan dari luar yang berfungsi menjaga berat badan (diet) Black Cumin atau habbatussauda mengandung Arginine yang penting pada masa pertumbuhan balita. Analisis kimia lanjutan menemukan bahwa Black Cumin atau habbatussauda (Nigella sativa) Cumin mengandung karotin, yang diubah oleh liver menjadi vitamin A. Black Cumin atau habbatussauda (Nigella sativa) Cumin juga memiliki kandungan kalsium, Zat besi, sodium dan potassium. Meskipun dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit oleh tubuh, elemen-elemen ini berfungsi sebagai cofactor untuk fungsi bermacam enzim. 2. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh.Penelitian yang lebih dari satu dekade lalu menyimpulkan bahwa jika Black Cumin atau habbatussauda digunakan sebagai bahan dasar, maka dapat memberikan pengaruh penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh, terutama bagi pasien yang mengalami gangguan pada sistem kekebalan tubuhnya. Pada tahun 1986, Drs. El-Kadi dan Kandil memimpin sebuah studi dengan beberapa relawan untuk menguji efektifitas Black Cumin atau habbatussauda sebagai peningkat system kekebalan tubuh alamiah. Kelompok relawan pertama mengonsumsi kapsul Black Cumin atau habbatussauda (2X sehari 1 gram) selama empat pekan dan kelompok kedua diberikan placebo. Sebelum dan sesudah pemakaian selama empat pekan, para relawan itu dihitung jumlah limpositnya. Setelah empat pekan , relawan yang mengonsumsi Black Cumin atau habbatussauda mengalami peningkatan 72% dalam menekan rasio T-cell, yang berfungsi sebagai pembunuh sel secara alamiah. Kelompok yang mengonsumsi placebo hanya meningkat 7%. Mereka melaporkan “Mungkin penemuan ini termasuk salah satu penemuan besar karena Black Cumin atau habbatussauda ternyata mempunyai peranan penting dalam penyembuhan kanker, AIDS, dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.” Hasil ini diperkuat dengan studi yang dipubliksikan dalam Saudi Pharmaceutical Journal tahun 1993 oleh Dr. Basil ali dan rekan-rekannya dari College of Medicine, Kin Faisal University. Pada bidang penelitian AIDS, test dilakukan oleh Dr. Haq pada para relawan di Departemen Biologi dan Pusat Penelitian Medis di Riyadh, Saudi Arabia (1997) menunjukkan bahwa Black Cumin atau habbatussauda meningkatkan rasio antara T-cell positif dan negatif menjadi 55% dengan 30% aktivitas pembunuh sel alamiah. 3. Aktifitas Anti-Histamin.Histamin adalah substansi yang dilepaskan oleh jaringan tubuh yang kadang menimbulkan reaksi alergi dan berhubungan dengan asma bronchitis. Pada tahun 1960, ilmuwan Badr-El-Din dan Mahfouz menemukan bahwa dimmer dithymoquinone diisolasi dari minyak volatile Black Cumin atau habbatussauda, dengan nama “Nigellone” dan dipakai melalui mulut untuk beberapa pasien yang menderita asma bronchitis, yang ternyata mengurangi gejala pada sebagian besar pasien. Hasil penelitian selanjutnya, crystalline nigellone diberikan pada anak-anak dan orang dewasa dalam penyembuhan asma bronchitis dengan hasil yang efektif dan tanpa efek samping, seperti keracunan. Setelah diteliti, bagaimanapun juga, meskipun efektif, crystalline nigellone menunjukkan reaksi penghambatan. Pada tahun 1993, Nirmal Chakravarty,M.D, memimpin sebuah studi untuk mengetahui apakah penghambatan ini merupakan pengaruh dari penemuan bahwa mekanisme actual dibalik efek supresi dari crystalline nigellone pada histamine adalah bahwa crystalline nigellone memiliki protein kinase C, substansi yang dikenal dengan pemicu untuk melepaskan histamin. Sebagai tambahan, studinya menunjukkan crystalline nigellone sebagai penghambat pada histamin. Hipotesanya ternya benar. Studi Dr Chakravarty's bahwa crystalline nigellone menurunkan pelepasan kalsium pada sel-sel penyanggah, yang juga melepas histamin. Manfaat hasil tersebut adalah bagi mereka yang menderita asma bronchitis dan penyakit alergi lainnya dapat memanfaatkan crystalline nigellone. 4. Anti-tumor.Studi tentang potensi Black Cumin atau habbatussauda terhadp anti tumor dilakukan oleh pusat penelitian Amala Research Center di Amala Nagar, Kerala (India) pada tahun 1991 mengacu pada pendapat Dr. Chakravarty untuk memanfaatkan Black Cumin atau habbatussauda dalam pengobatan kanker. Menggunakan asam lemak derivan Black Cumin atau habbatussauda, studi dengan menggunakan tikus Swiss albino menujukkan bahwa unsure aktif ini menghambat perkembangan jumlah sel kanker yang disebut dengan Ehrlich ascites carcinoma (EAC). Tipe sel kanker umum yang kedua, yang juga dipakai adalah Dalton's lymphoma ascites (DLA). Tikus yang mendapatkan sel EAC dan Black Cumin atau habbatussauda menunjukkan keadaan yang normal tanpa adanya tumor, menunjukkan bahwa secara aktif 100% mencegah perkembangan tumor EAC. Hasil di tikus yang menerima sel DLA dan Black Cumin atau habbatussauda menunjukkan bahwa unsure aktifnya telah menghambat perkembangan tumor hingga 50% lebih baik daripada tikus yang tidak mendapatkan unsure aktif tersebut. Studi tersebut menyimpulkan, “ Itu adalah bukti usur aktif tersebut mengisolasi dari nigella sativa cumins sebagai penghambat anti-tumor, dan rantai panjang konstituen asam lemak mungkin sebagai komponen aktifnya”. 5. Anti-bakteri.Pada tahun 1989, dibuat laporan dalam Pakistan Journal of Pharmacy tentang manfaat anti-jamur dari minyak volatile dari Black Cumin atau habbatussauda. Pada tahun 1992, para peneliti di Departemen Farmasi University of Dhaka, Bangladesh, memimpin sebuah studi aktifitas anti bakteri minyak volatile Black Cumin atau habbatussauda dengan lima macam antibiotik: ampiciliin, tetracycline, cotrimoxazole, gentamicin, and Asam Nalidixic. Minyak Black Cumin atau habbatussauda terbukti paling efektif melawan bakteri, termasuk bakteri yang dikenal sangat kuat daya tahannya terhadap obat-obatan, seperti V. cholera, E. coli (bakteri yang biasa ditemukan pada daging yang tidak terlalu matang), dan Shigella spp, kecuali Shigella dysentriae. Kebanyakan keluarga Shigella menunjukkan pertumbuhan daya tahan yang cepat terhadap antibiotika yang biasa dipakai bahkan dengan menggunakan kemoterapi. Secara singkat hasil penelitian-penelitian tersebut menyatakan , ada hal yang menarik bahwa Black Cumin atau habbatussauda juga sering dipakai untuk mengobati gangguan sistem pencernaan. Secara tradisional, Black Cumin atau habbatussauda masih digunakan untuk mengobati diare dan muntah-muntah, juga perut mulas, dan juga mengatasi keluhan dalam pemakaian obat pencahar (seperti: beberapa obat pencahar, buah-buahan, seperti Aprikot jika terlalu banyak). 6. Obat Luka radang.Diawal tahun 1960, Professor EL-Dakhakny melaporkan bahwa minyak Black Cumin atau habbatussauda memiliki kemampuan meredakan radang dan sangat berguna untuk mengobati radang sendi. Pada tahun 1995, sekelompok ilmuwan di Pharmacology Research laboratories, Departement of Pharmacy, Kings College, lond, memutuskan untuk melakukan sebuah tes efektifitas minyak Nigellan sativa dan derivannya thymoquinine, sebagai obat radang. Hasil studi mereka menemukan bahwa minyak menghambat pertumbuhan eicosanoid dan menunjukkan aktifitas sel anti-oksidan. Penghambatan pertumbuhan eicasanoid, bagaimanapun juga lebih tinggi dibandingkan daripada yang diharapkan jika hanya menggunakan thymoquinone. Studi mereka menyarankan bahwa unsure dalam minyak turut serta dalam meningkatkan reaksi meredakan radang dalam sel. Para ilmuwan berspekulasi bahwa asam lemak tak jenuh C20:2 yang terkandung dalam Black Cumin atau habbatussaudalah yang mungkin meningkatkan efektifitas minyak tersebut. Pada tahun 1997, banyak studi dilakukan di Microbiological unit of the Research Center, College of Pharmacy, King saud University, Riyadh, Saudi Arabia, dan menemukan bahwa dalam bentuk salep, efektifitas Black Cumin atau habbatussauda tidak menimbulkan alergi. 7. Meningkatkan jumlah susu pada ibu menyusui.Sebuah studi yang dilakukan oleh Agarwhal (1979) menunjukkan bahwa Minyak Black Cumin atau habbatussauda meningkatkan kadar susu bagi ibu menyusui. Sumber literature dari University of Potchefstroom (1989), termasuk abstraksi biologi, yang berhubungan dengan kemampuan Black Cumin atau habbatussauda dalam meningkatkan air susu bagi ibu yang menyusui dapat ditunjukkan dengan kombinasi lipid portion dan structur hormon dalam Black Cumin atau habbatussauda.
KAJIAN ILMIAH YANG DIPUBLIKASIKAN. Laporan ilmiah yang menyatakan bahwa Black Cumin atau habbatussauda memiliki kemampuan ajaib dalam mengobati. PENELITIAN DAN STUDI FARMASI MODERN
INFO & PEMESANAN PRODUK HUBUNGI : Hamid Arif : 085731467000, 081259467000, 031.70377000 KONSULTASI ONLINE
Senang Melayani Anda!!! Tubuh Bugar Ibadah Lancar Sehat Bersama Sunnah Hidup Penuh Barokah
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Last Updated on Friday, 05 November 2010 05:08 |
PEMESANAN
| Hamid Arif |
|
| Bangkit Putra |
|
| Syaiful Wahid |
|
MUGI BAROKAH
Jl. Gayungan Pasar 9 Surabaya
Jawa Timur, Indonesia 60235
Telephon. 031.8286795
Fax. 031.8293949
083856457000 (AXIS)
081259467000 (Telkomsel)
087854467000 (XL)
BB : 235E116D
REKENING BANK
Cabang Surabaya
Cab. Syariah Prima Surabaya
126-467000-3
KCP Jemur Handayani Sby
Rekening Bank atas nama:
ABDUL HAMID ARIF, SE
PENGIRIMAN VIA
Klik Gambar untuk Melihat Daftar Ongkos Kirim dan Melihat Tracking (Posisi) Pesanan Anda
PENGUNJUNG






![]() | Hari ini | 12 |
![]() | Pekan ini | 328 |
![]() | Bulan ini | 6909 |
![]() | Pengunjung | 266085 |
IP Anda: 38.107.179.240
,




















